Nasional
Polisi Jakarta Mengadakan Salat Gaib untuk 3 Petugas yang Tewas dalam Penembakan oleh Personel Militer
Pada tanggal 17 Maret 2025, Kepolisian Jakarta memperingati tiga petugas yang gugur dalam sebuah doa absen penuh haru, mengungkapkan bahaya tersembunyi dari tugas mereka. Apa yang terjadi dalam peristiwa tragis ini?

Kepolisian Jakarta baru-baru ini mengadakan salat gaib untuk menghormati tiga petugas yang tragis tewas selama penggerebekan di tempat sabung ayam ilegal di Way Kanan, Lampung, pada 17 Maret 2025. Acara yang khidmat ini berlangsung di Masjid Al-Kautsar, di mana sekitar 400 peserta berkumpul untuk memberikan penghormatan mereka.
Di antara yang hadir adalah petugas dari semua pangkat dalam Kepolisian Nasional Indonesia (Polri), dari Mabes Polri hingga unit-unit regional, menunjukkan kesatuan dalam berkabung atas kehilangan rekan mereka.
Petugas yang gugur, Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda M Ghalib Surya Ganta, diakui tidak hanya karena keberanian mereka tetapi juga dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Komitmen mereka untuk menjaga kedamaian dan ketertiban di masyarakat terlihat dari keberanian mereka menghadapi bahaya dalam menjalankan tugas mereka.
Penyelenggaraan salat ini oleh Kepolisian Jakarta mencerminkan penghormatan yang dalam atas pengorbanan mereka, dan menekankan peran penting dedikasi polisi dalam keamanan kita.
Selama acara tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa yang mendalam, menyoroti pentingnya dukungan komunitas dalam masa tragedi. Dia mengajak masyarakat untuk bergabung dalam doa bagi arwah para petugas yang telah meninggal.
Keterlibatan komunitas sangat penting karena menumbuhkan rasa solidaritas dan duka bersama, memungkinkan keluarga dari yang gugur merasa didukung selama masa sulit ini. Ini adalah pengingat bahwa kehilangan para petugas ini berdampak tidak hanya bagi kepolisian, tetapi juga bagi seluruh komunitas yang mereka layani.
Salat gaib ini memiliki beberapa tujuan. Tidak hanya memberikan kenyamanan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga sebagai penghormatan atas pengorbanan mereka yang terakhir dalam menjalankan tugas.
-
Politik22 jam ago
Didit Menjadi Jembatan bagi Prabowo untuk Mendekati Megawati, namun Sulit Karena Jokowi
-
Nasional22 jam ago
Parkir Liar Masih Merajalela di Bandung Selama Liburan Idul Fitri
-
Bisnis22 jam ago
Layanan Kurir Shopee Berhenti, Berikut Dampaknya pada J&T Express
-
Nasional22 jam ago
Penyintas Ajaib, Pria Diselamatkan Setelah 5 Hari Terkubur dalam Puing Gempa Bumi Myanmar
-
Hiburan Masyarakat22 jam ago
‘Bandros’ Menjadi Pilihan Utama bagi Wisatawan Luar Kota untuk Menikmati Keindahan Bandung Selama Liburan Idul Fitri